Pendiri AWPR(Afiliasi Wartawan Probolinggo Raya)
epindonews.com.Probolinggo- Afiliasi Wartawan Probolinggo Raya (AWPR) Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026, momentum bersejarah dengan meresmikan Sekretariat baru yang berlokasi di Jalan Mastrip No. 11, Gg. Rambutan, Kelurahan Jrebeng Wetan, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Senin (09/02/2026).
Acara ini bukan sekadar seremoni fisik, melainkan menjadi panggung apresiasi bagi para pejuang profesi dan wujud nyata kepedulian sosial terhadap sesama.
Dalam sambutannya, Ketua AWPR, Fahrul Mozza, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para pendiri Soni Buslan s, Yuliono, Suliman, dan Yasin.
"Keberadaan AWPR hingga hari ini tidak lepas dari tetesan keringat dan dedikasi luar biasa para tokoh kita. Terima kasih kepada Bapak Soni Buslan,Yuliono, Suliman, dan Yasin. Perjuangan mereka adalah fondasi bagi kami untuk terus berkarya secara profesional dan berintegritas," ujar Fahrul Mozza dengan penuh haru.
Zamri dan Faiz anak yatim penerima santunan
Menambah keberkahan di hari lahir pers, AWPR berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk menyelenggarakan kegiatan sosial. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan santunan kepada 30 anak yatim sebagai bentuk rasa syukur atas diresmikkannya kantor sekretariat yang baru.
"Kami ingin kehadiran kantor baru ini menjadi titik awal pergerakan yang lebih bermanfaat, bukan hanya bagi insan pers, tapi juga bagi masyarakat luas. Kolaborasi dengan BAZNAS hari ini adalah bukti bahwa wartawan Probolinggo Raya memiliki kepedulian sosial yang tinggi," tambah Fahrul.
Gedung baru di Jrebeng Wetan ini diharapkan menjadi wadah bagi seluruh anggota AWPR untuk berkumpul, berdiskusi, dan menelurkan karya-karya jurnalistik yang edukatif dan membangun. Lokasinya yang strategis di wilayah Kedopok diharapkan memudahkan akses komunikasi dengan berbagai instansi dan elemen masyarakat.
Acara peresmian ini diakhiri dengan pemotongan tumpeng dan doa bersama, dihadiri oleh sejumlah jajaran pengurus, anggota AWPR, serta perwakilan tokoh masyarakat setempat.(Idr)

