Rem Blong, Trailer Tabrak 5 Kendaraan di Tegalsiwalan, 4 Tewas, 1 Luka-luka

Petugas kepolisian bersama warga langsung mengevakuasi korban dan memindahkan kendaraan yang terlibat agar jalur kembali normal. (Res/epindonews.com)

Probolinggo,epindonews.com
– Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya masuk Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Sebuah trailer diduga mengalami rem blong hingga menabrak lima kendaraan di depannya. Empat orang meninggal dunia dan satu orang luka-luka.

Peristiwa tragis itu melibatkan enam kendaraan: trailer Nissan nopol B-9625-UEJ, sedan Toyota Limo nopol AG-1644-EG, pickup Daihatsu Granmax nopol P-8361-GL, pickup nopol N-8387-YH, minibus Toyota Hi-Ace nopol P-7022-QB, serta truck tractor head Hino nopol T-9698-TA.

Berdasarkan keterangan awal, kecelakaan bermula saat trailer Nissan yang dikemudikan Cecep Adi Sucipto (46), warga Kabupaten Mojokerto, melaju dari arah selatan ke utara. Setiba di lokasi, kendaraan diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman.

Trailer yang tidak terkendali langsung menabrak sedan Toyota Limo yang dikemudikan Sutrisno (60), warga Kabupaten Blitar, yang membawa tiga penumpang. Benturan keras itu memicu tabrakan beruntun ke kendaraan di depannya: pickup Daihatsu Granmax yang dikemudikan Muhammad Iswanto (33), pickup yang dikemudikan Agus Heri Wibowo (50), minibus Toyota Hi-Ace yang dikemudikan Abd. Ghopar Jaelani (44), hingga truck tractor head Hino yang dikemudikan Joko Trimono (41).

Akibatnya, pengemudi sedan Sutrisno beserta tiga penumpangnya meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban adalah T. Sri Budiyatni (60), Devica Friskiara (29), dan balita berusia tiga tahun bernama Giovano Malik Ibrahim. Keempatnya berasal dari Kabupaten Blitar dan berada dalam satu mobil.

Sementara itu, pengemudi pickup Daihatsu Granmax, Muhammad Iswanto (33), warga Kabupaten Jember, mengalami luka-luka dan dirawat di RSUD Wonolangan, Dringu.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, IPTU Aditya Wikrama Pramundito, membenarkan peristiwa tersebut. “Diduga kendaraan trailer mengalami kendala pada sistem pengereman sehingga menabrak kendaraan yang berada di depannya. Saat ini kasus kecelakaan masih dalam proses penanganan dan penyelidikan,” jelasnya.

Kecelakaan beruntun sempat membuat arus lalu lintas tersendat. Petugas kepolisian bersama warga langsung mengevakuasi korban dan memindahkan kendaraan yang terlibat agar jalur kembali normal.

(Res)



Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال